Cetak halaman ini

Jokowi Puji Yogyakarta: Vaksinasi Tinggi, Pertumbuhan Ekonomi Bagus

Presiden Jokowi bersama Gubernur DIY Sultan HB X (kanan) saat memberi bantuan PKL Malioboro, Sabtu (9/10). Presiden Jokowi bersama Gubernur DIY Sultan HB X (kanan) saat memberi bantuan PKL Malioboro, Sabtu (9/10). (Dok. Humas Pemda DIY)
Rabu, 27 Oktober 2021 10:10
(0 pemilihan)

Yogyakarta, Gatra.comPresiden Joko Widodo memuji capaian vaksinasi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Menurutnya, vaksinasi menyumbang pertumbuhan ekonomi.

“Kita melihat bahwa di Jogja yang divaksinasi sudah berada di angka 91% dan memunculkan sebuah pertumbuhan ekonomi yang tidak kecil yaitu 11,9% yang sangat bagus. Artinya apa, vaksinasi itu sangat berhubungan dengan kasus dan sangat berhubungan dengan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Jokowi dalam konferensi video dengan Pemda DIY, Senin (25/10).

Jokowi pun mengingatkan untuk selalu waspada dan berhati-hati di tengah tren kenaikan kasus Covid-19 dunia, seperti di Eropa dan Amerika Selatan. Belajar dari perkembangan kasus di luar negeri, menurut dia, relaksasi yang terlalu cepat dapat menimbulkan lonjakan kasus Covid-19.

Jokowi pun menekankan untuk terus menaati protokol kesehatan, mempercepat vaksinasi, dan berhati-hati dalam pembelajaran tatap muka (PTM).

”Saya berharap agar pembelajaran tatap muka terus didorong tetapi juga percepatan vaksinasi terhadap anak-anak kita juga dipercepat, sehingga kita tidak ada generation loss. Pendidikan yang tetap berkualitas harus kita hadirkan di tengah-tengah anak didik kita,” kata Jokowi dari siaran pers Pemda DIY.

Jokowi pun berharap gelombang ketiga pandemi tak terjadi. “Sekali lagi kewaspadaan, kesiapsiagaan, dan kecepatan kita bertindak harus kita jaga agar penurunan Covid-19 di negara kita, Indonesia, terus bisa kita tekan untuk turun kasus hariannya dan kita harapkan tidak ada gelombang ke-3 di negara kita," tuturnya.

Sebelumnya Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melaporkan, 90% peserta didik di DIY telah memperoleh vaksin dosis pertama dan 54% dosis kedua. Sebanyak 95% guru divaksin dosis pertama dan kedua. Ada 360 SMA telah dibuka, sedangkan 500 SMP dan beberapa SD menjalani uji coba PTM terbatas.

"Untuk target vaksinasi secara keseluruhan ada 2.879.699 jiwa. Total capaian vaksinasi secara keseluruhan di DIY telah mencapai 91,46% dosis pertama dan 68,63% dosis kedua,” kata Sultan. Sultan juga menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi di DIY menunjukkan hasil positif.

“Sesuai dengan data BPS, untuk kuartal pertama Jogja tumbuh 5,8% dan triwulan kedua tahun 2021 ini tumbuh 11,81% di mana ini kekuatannya tumbuh positif ini pada jasa-jasa lain akomodasi makan dan minum, dan jasa dari perusahaan," tuturnya.

Editor: Arif Koes
Baca 654 kali
Bagikan: